Ai Ren Heng Hui Technology

Mendirikan Laboratorium Diagnosis Molekuler Merpati Balap

Racing Pigeon Molecular Diagnosis Laboratory Setup

Layanan satu atap pendirian laboratorium diagnosis molekuler merpati balap, dengan bimbingan teknis penuh

Mendirikan Laboratorium Diagnosis Molekuler Merpati Balap
Panduan Sampling & Standar Deteksi

Standarisasi pengambilan sampel dan spesifikasi deteksi presisi

Teknik Reaksi Berantai Polimerase (Polymerase Chain Reaction, PCR) adalah metode untuk memperkuat fragmen DNA tertentu secara in vitro, yang memiliki keunggulan khas seperti spesifik, sensitif, hasil tinggi, cepat, sederhana, reprodusibilitas baik, mudah diotomatisasi, dll. Dapat memperkuat gen target atau fragmen tertentu hingga ratusan ribu atau bahkan jutaan kali dalam waktu singkat. Proses mendeteksi gen target melalui instrumen disebut deteksi PCR, juga disebut deteksi asam nukleat. Deteksi PCR sebagai metode standar emas untuk deteksi patogen, dapat mendiagnosis secara akurat mikroorganisme penyebab penyakit (virus, bakteri, mikoplasma, klamidia, dll.) dan parasit yang menginfeksi merpati balap, memberikan dasar yang jelas untuk pengobatan berdasarkan penyebab.

A. Lingkungan dan Personel

Instrumen eksperimen harus ditempatkan di ruangan dengan pencahayaan dan ventilasi yang cukup, meja uji rata dan kokoh, catu daya 220V harus stabil dan dibumikan dengan baik.

B. Instrumen dan Bahan Habis Pakai

1. Mesin PCR real-time kuantitatif + komputer

2. Sentrifugal khusus kecil

3. Mixer kecil

4. Metal bath penutup panas mikro

5. Set pipet

6. Reagen diagnostik PCR

7. Lampu sterilisasi UV

8. Ujung pipet

9. Tabung PCR

10. Tabung sentrifugal

11. Rak tabung

12. Sarung tangan lateks

13. Jas putih

14. Meja bersih

15. Kulkas (disediakan sendiri)

Melalui laboratorium diagnosis molekuler merpati balap yang telah kami dirikan, banyak pengujian genetik berbasis teknologi PCR dapat dengan mudah dilakukan:

1. Identifikasi genetik jenis kelamin merpati pos

2. Diagnosis molekuler PCR penyakit umum merpati balap dan deteksi parasit